Malaysia, Saudara atau Parasit?

Menanggapi isu yang sedang panas sekarang, yaitu kebencian rakyat Indonesia yang makin menjadi setelah kecurangan yang dilakukan oknum suporter Malaysia yang menyorotkan sinar laser ke mata pemain tim nasional Indonesia seperti Firman Utina dan Markus Horizon sehingga mengganggu konsentrasi pemain Indonesia. Hal ini juga menimpa tim nasional Vietnam di babak semifinal. Sebenarnya kebencian rakyat Indonesia sudah berlangsung lama. Berikut ini beberapa “kejahatan” Malaysia terhadap Indonesia: 1. Suka mengklaim, kasus seperti mengklaim wilayah Indonesia di perbatasan, mengklaim Pulau Sipadan dan Ligitan, mengklaim budaya Indonesia seperti angklung, tari pendet, batik, reog Ponorogo, dll. 2. Mengirimkan teroris seperti Dr. Azhari dan Noordin M. Top dan mungkin akan dipersiapkan yang lainnya. Tujuannya untuk memperburuk citra Indonesia di mata Internasional sebagai negara yang keamanannya rawan. Bom di Bali, Bali adalah salah satu tujuan wisata dunia, menyumbang devisa tinggi bagi negara dan Bali mempromosikan Indonesia sebagai negara yang memiliki keindahan alam yang eksotis dan budayanya yang beragam menjadi sasaran dua teroris itu untuk memperburuk citra Bali. Bom di Jakarta, sebagai ibukota negara seharusnya tingkat keamanan di wilayah ini harus tinggi, namun nyatanya masih mendapat teror bom, sebagai pusat pemerintahan hal ini mengganggu stabilitas politik, keamanan, dan perekonomian, bom di Ritz Charlton dan hotel Marriott yang akan dijadikan tempat menginap skuad Manchester United dalam tur di Asia membuat mereka membatalkan kunjungannya di Indonesia dan Menambah waktu kunjungan di Malaysia. Namun dua teroris ini menggunakan warga negara Indonesia sebagai eksekutor bom bunuh diri. Beruntungnya Indonesia memiliki tim Densus 88 yang diakui dunia sebagai salah satu tim anti teror terbaik dunia yang berhasil memusnahkan dua pasangan teroris asal Malaysia tersebut.cerita 3. Suka menyiksa dan tidak peduli terhadap TKI, sudah menjadi cerita usang bahwa sering terjadi penyiksaan dan hak-hak TKI tidak diberikan. Laporan dan surat protes terhadap hal tersebut tidak ditanggapi oleh pemerintah Malaysia. 4. Melakukan Illegal logging, Khususnya pencurian kayu di Pulau Kalimantan. Pencurian itu tidak diketahui karena adanya permainan uang dengan petugas penjaga keamanan dan penjaga perbatasan. Sumber daya alam Indonesia berkurang untuk kekayaan Malaysia. Ketika terjadi kebakaran hutan, mereka menyalahkan Indonesia padahal yang mengambil kayu adalah cukong-cukong Malaysia. 5. Membuat musik Indonesia seolah-olah tidak bermutu, hal ini dilakukan karena musik Indonesia merajai musik di Malaysia, banyak lagu-lagu Indonesia yang disukai warga Malaysia. Musik Malaysia diambang kehancuran karena serbuan musik Indonesia. Itulah beberapa kejahatan yang paling sering dan paling nampak dilakukan oleh Malaysia, masih ada beberapa kejahatan lain yang bisa ditelusuri. Pemerintah Indonesia harus berani mengambil sikap dan tegas. Rakyat Indonesia sudah terlalu sabar oleh perbuatan tidak kenal malu dari Malaysia. Jadi, apakah itu yang disebut saudara serumpun?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s