Gampang Kok Jadi Pengusaha Muda

Indonesia termasuk negara dengan penduduk dengan usia produktif muda terbanyak. Sayangnya sebagian besar usia produktif muda tersebut memilih menjadi karyawan. Padahal Indonesia butuh lebih banyak pengusaha muda untuk memajukan negeri ini seperti negara maju yang minimal memiliki 3% dari jumlah penduduknya yang menjadi pengusaha. Menurut saya ada beberapa hal yang menyebabkan anak muda Indonesia memilih jadi karyawan daripada pengusaha, yaitu:

  1. Persoalan mental seperti kekhawatiran, ketakutan dan keraguan kalau usahanya nanti tidak berjalan baik. Sehingga dari awal sudah mendapat pikiran negatif atau pesimis tentang membuka usaha yang dikhawatirkan bangkrut. Akhirnya jadi pengusaha muda hanya angan-angan alias takut mengambil risiko.
  2. Faktor orangtua dan keluarga yang tidak merestui. Dukungan keluarga yang tidak didapat bisa membuat seseorang mengurungkan niat membuka usaha. Biasanya keluarga menginginkan untuk bekerja yang pasti seperti kerja kantoran atau yang paling mainstream menjadi PNS. Hal ini biasanya di keluarga yang orangtuanya adalah pegawai sehingga mengharapkan anaknya untuk menjadi pegawai juga.
  3. Modal yang dipunyai tidak mencukupi untuk memulai usaha sehingga menangguhkan keinginan memulai usaha.
  4. Sudah nyaman dengan pekerjaannya saat ini sehingga tidak termotivasi mencoba membuka usaha sendiri (bagi yang sudah bekerja).

 

Hambatan-hambatan tersebut sebenarnya bisa diatasi jika keyakinan berwirausaha tinggi dan mantap. Beberapa solusi yang bisa saya sarankan terkait hambatan di atas yaitu:

  1. Milikilah mental seorang pengusaha dengan belajar baik dari buku atau pengusaha langsung. Ilmu berwirausaha yang bertambah bisa mengurangi kekhawatiran terhadap kegagalan usaha karena sudah memiliki ilmu untuk meminimalisir kegagalan itu. Minta bimbingan dan saran dari pengusaha yang lebih berpengalaman. Ketakutan itu ubah jadi motivasi dengan belajar.
  2. Cobalah berkomunikasi dengan baik-baik tanpa ngotot kepada orangtua atau keluarga. Berikan pengertian serta rencana matang usahamu nantinya. Berikan penjelasan sebaik-baiknya bahwa passion anda adalah berwirausaha bukan menjadi suruhan orang. Kalau mereka masih ngotot, coba mengalah. Kerja menjadi pegawai dulu sembari mengumpulkan modal dan kalau bisa cari mitra untuk mengurus ide usaha sembari anda bekerja sesuai keinginan orang tua.
  3. Modal bisa diperoleh dengan mengajukan kredit UMKM ke bank. Pemerintah berusaha meningkatkan jumlah pengusaha di Indonesia dengan salah satu caranya menyalurkan kredit UMKM melalui bank swasta dengan bunga rendah. Anda bisa memanfaatkan ini untuk modal usaha anda. Cara lain yaitu coba cari partner yang bisa diajak menggabungkan modal untuk mendirikan usaha, dengan patungan modal per orang tidak akan terlalu besar.
  4. Ini tergantung tiap individunya karena ciri orang sukses yaitu selalu berusaha mendapat sesuatu yang lebih dan tidak tetap pada posisi yang nyaman. Jadi, coba membuka usaha di saat posisi pekerjaan sudah mantap menandakan anda adalah orang yang ingin sukses karena masih merasa “haus”.
  5. Saran untuk pemerintah agar masyarakat Indonesia mempunyai mindset menjadi pengusaha sejak dini. Masukkan dalam kurikulum pendidikan kita tentang wirausaha agar lulusan pendidikan kita tidak hanya jadi pencari kerja tapi pembuka lapangan kerja. Penyaluran kredit UMKM sudah bagus dan semoga ada insentif lain yang bisa mendorong lahirnya pengusaha di Indonesia. Buat sederhana atau permudah birokrasi dan segala aturan atau perizinan usaha.

 

Menjadi pengusaha sebenarnya mudah. Bahkan hanya bermodalkan sosial media sudah bisa menjadi pengusaha, contohnya: seseorang yang pintar membuat kue tapi tidak mempunyai outlet atau toko bisa mempromosikan kue buatannya lewat media sosial. Jadi, jaman sekarang menjadi pengusaha itu mudah terutama karena didukung kemajuan teknologi saat ini. Mari lihat keahlian yang anda miliki saat ini, jadikan sumber pemasukanmu atau hobi yang menghasilkan uang juga bisa kamu lakukan karena banyak pengusaha sukses berawal dari hobi dan bisa juga lakukan pengamatan di lingkunganmu apa yang menjadi masalah, temukan solusi dan manfaatkan.

Saya dan teman saya juga berniat menjadi pengusaha di bidang kuliner. Sebelumnya, saya tidak merasa nyaman saat jadi karyawan karena menjadi suruhan orang, hidup dikejar jadwal atau target dan jadi objek yang selalu disalahkan, jadi tidak ada salahnya mencoba menjadi pengusaha bidang kuliner apalagi di usia kami yang masih muda tentu semangat, energi, kreatifitas ala anak muda masih kami miliki dan saya yakin anak muda semua memilikinya. Apalagi saat ini ada situs seperti Ralali.com yang menawarkan kebutuhan barang usaha untuk perlengkapan kuliner kami. Kemudahan itu yang bisa menguntungkan anak muda dalam membuka usaha kuliner karena akrab dengan transaksi teknologi informasi atau e-commerce.

Saya yakin Ralali bisa membantu saya dan orang-orang yang berniat menjadi pengusaha. Manfaatkan karena sangat membantu di awal-awal membuka usaha. Kebutuhan membuka usaha kuliner terutama di alat memasak yang beragam memang merepotkan karena harus mencari berbagai toko jika alat itu langka. Di Ralali lengkap berbagai peralatan, praktis dan mudah tidak perlu ke sana kemari jika barangnya tidak ada, Ralali merupakan situs yang aman untuk membeli perlengkapan usaha kuliner serta efisien terhdap budget usaha. Ralali.com cocok sekali bagi pengusaha kuliner muda karena konsepnya yaitu Ralali B2B Marketplace yang mana menghubungkan antara pebisnis dengan pebisnis. Jadi, kita butuh perlengkapan memasak atau furniture tempat makan kita bisa langsung ke pengusaha lain yang menyediakan, mudah dan efisien kan?

Memulai usaha di usia muda memberikan berbagai keuntungan seperti kreatifitas dan inovasi anak muda yang kekinian bisa memberikan warna pada usaha yang dimilikinya, memberikan pengalaman jatuh bangun memulai usaha yang akan bermanfaat untuk masa depan, lingkungan sekitar dan junior, memulai usaha sejak usia muda akan memberikan keuntungan finansial di usia muda jika usahanya berhasil. Saat karyawan di usia senja masih bekerja maka pengusaha muda saat mulai memasuki masa tua sudah tidak terlalu tertekan kebutuhan finansial dan bisa menikmati hidup untuk keluarga, hobi atau jalan-jalan.

Kreatifitas akan mengatasi hambatan yang mana anak muda Indonesia pasti memilikinya. Membuka usaha kuliner saat ini haruslah kreatif baik dari nama, menu, cara pengolahan, penyajian hingga tempat kulinernya. Dengan keunikan usaha kuliner akan memberikan rasa penasaran dan ciri khas. Misal, di Youtube banyak resep unik-unik yang bisa kita modifikasi ala kita sendiri dan biasanya masakan luar negeri memiliki perlengkapan yang sulit didapat di sekitar kita maka kita bisa klik Ralali.com untuk mencarinya. Mudah kan memulai usaha kuliner. Dari segi promosi juga tidak seribet dulu, memanfaatkan media sosial bahkan menggunakan aplikasi smartphone adalah promosi yang sedang booming di kalangan anak muda saat ini. Dengan kemudahan memulai usaha kuliner seperti itu maka akan efektif dan menghemat modal. Jadi, mari kita pemuda Indonesia manfaatkan kelebihanmu dan kemudahan yang ditawarkan seperti Ralali.com untuk jadi pengusaha muda kreatif yang ikut memajukan Indonesia.

kontes-blog-960x960b-rev2

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s