Restu Papanya Lewat Travelio

travelio

Tanpa ketuk pintu aku langsung masuk kamar sepupuku. Dia tidak peduli kedatanganku dan aku pun tiduran di kasurnya. Kemudian aku tertidur. Tiba-tiba ada suara yang membangunkan.

“Hei hei Di, gimana rasanya jadi ‘ketua panitia’ family tour keluarga Nina minggu lalu?” Tanya Riski mengagetkanku.

Aku yang setengah sadar bangun dan buka tas ambil oleh-oleh buat Riski, “nih oleh-oleh, terima kasihku karena ngasih solusi lewat travelio.”

“Ayo ceritain, berguna kan travelio?” Tanya Riski semangat.

“Oke.” Jawabku.

Sebelumnya, saya sudah berhubungan lama dengan Nina. Keluarga Nina baik dengan saya namun tidak kunjung merestui. Saya curhat ke sepupu saya. Dia punya ide yang agak “mengerikan” bagi saya karena kami tahu keluarga besar Nina akan liburan ke beberapa tempat di Indonesia dan Australia. Idenya yaitu saya disuruh menjadi orang yang mengatur segala akomodasi perjalanan, baik transportasi, makan dan penginapan. Katanya untuk memikat hati papanya Nina yang keras, sehingga tahu saya ini menantu pas untuk anaknya karena bisa handle semua keperluan liburan mereka. Ide ini “mengerikan” karena aku yang anak rumahan jarang menginap di suatu tempat untuk liburan. Urusan transportasi dan makanan sih bisa aku atasi, kalau sewa rumah atau villa aku kebingungan karena tidak berpengalaman dalam penginapan saat liburan, takut kesulitan mencari, harga yang terlalu mahal dan fasilitas yang buruk atau kurang.

Melihat raut mukaku yang khawatir, Riski menunjukkan layar smartphone dekat-dekat dengan wajahku, “nih Travelio.com solusi buatmu. Kamu mau sewa rumah, sewa villa atau sewa apartemen bisa. Sewa sesuai orang yang akan menginap bisa dicari, sedikit atau rombongan. Cari tempatnya ada di mana aja, termasuk luar negeri, bisa.”

Aku cuma melongo melihat website Travelio sambil mendengar penjelasan Riski. Memang aku saat buka Travelio banyak sekali tempat yang ditawarkan secara detail.

“Enak aja, buka lewat hp mu sendiri. Sayang kuotaku,” dia merebut smartphonenya. Dia pakai wifi rumah tapi takut kuota habis, emang bakat pelitnya susah hilang.

“Udah tenang aja, kalau mau buat papanya Nina salut dan akhirnya merestuimu pakai jasa Travelio saja. Mereka mau liburan ke berbagai tempat hingga ke Australia kan? Jadi gak mau ribet urusan penginapan. Nah cocok tuh sama Travelio.” Riski ganti menunjuk layar PC nya.

“Kenapa?” Tanyaku.

“Karena Travelio terkenal dengan ‘more space, more choice, more value’ you know brother.” Terang Riski dengan gaya sok Inggrisnya padahal skor Toefl-nya hanya 234, itu pun nyontek aku.

“Oke, so explain to me what is that about?” Tanyaku dalam bahasa Inggris.

“Eh, jadi gini lho. Mau ambil minum dulu ya,” dia agak bingung dan aku cuma tertawa lihatnya.

Setelah datang bawa minuman dia duduk, minum jamu botolnya dan mulai menjelaskan apa yang dia maksud tadi, “more choice itu pilihan di Travelio.com itu banyak dan tersebar di berbagai wilayah, bayangkan 12.000 properti ditawarkan travelio.com untuk memenuhi kriteria penginapan yang berbeda-beda tiap orang, misal ya kalau Cuma bawa orang sedikit ketika di search akan muncul beberapa tempat yang sesuai dengan kebutuhan penginapan kita saat liburan baik dari segi ruang atau budget dan begitupun jika kita bawa orang lebih banyak. Pilihan yang begitu banyak tentu memudahkan kita saat merencanakan liburan.”

“Kalau more space apa?” tanyaku.

Dia menjawab, “more space di sini kan artinya ruang lebih, yang berarti ketika kamu mencari penginapan di Travelio.com maka akan ada banyak pilihan penginapan dengan fasilitas yang lebih lengkap daripada di hotel. Kalau di hotel standar kan cuma kasur dan kamar mandi udah. Travelio.com lebih dari itu, mulai kamar, kamar mandi, dapur, teras untuk santai bahkan kolam renang. Jadi, kegiatan liburan tidak akan membosankan di kamar tidur terus tapi serasa di rumah sendiri. Keluarga besar bisa bercengkrama di ruang tengah atau teras sambil minum teh dan anak-anak bisa bermain di halaman dengan tamannya yang indah. Pasti jadi liburan yang menyenangkan.”

“Nah itu..” Belum selesai bicara dia sudah potong dengan penjelasannya.

“more value kan nilai lebih. Liburan kan kita tetap harus hemat, perencanaan yang baik termasuk penginapan sesuai budget itu penting banget apalagi keluarga Nina bawa keluarga besarnya. Travelio.com menyediakan penginapan dengan harga yang terjangkau, bahkan lebih murah daripada sewa kamar di hotel termasuk family room. Misal ya, kamu sewa di hotel dengan harga Rp 10 hanya dapat kamar dan kamar mandi sedangkan di travelio.com dengan harga Rp 8,5 bisa full ruangan dengan segala fasilitas yang aku sebutkan tadi. Nilai di sini tidak hanya tentang harga, tapi juga manfaat non materil lain seperti kepuasan merasakan hidup berbaur di daerah itu bersama masyarakat lokal. Kita bisa berinteraksi dengan kehidupan sekitar penginapan karena kita menginap serasa di rumah sendiri.” Jelasnya dengan penuh yakin

“Oke deh, aku akan coba saranmu.” Aku pamitan ke dia dan akan menceritakan bagaimana hasilnya.

 

***

Aku pun mulai menceritakan pengalamanku menjadi “ketua panitia” liburan keluarga besar Nina, “Luar bisa idemu menggunakan jasa Travelio.com. Jadi, keluarga besar Nina puas dengan penginapan-penginapan yang aku pilihkan. Mereka memuji penginapan harga terjangkau tapi bisa dapat ruang lebih plus banyak fasilitasnya.”

“Keren, ada kolam renang. Bisa melepas capek sehabis jalan-jalan di Borobudur.” Kata paman Nina.

“kak, keren villa yang kamu pilih, udah halaman belakangnya luas eh ada wifi juga. Jadi cepat upload foto liburan ke Instagram.” Kata sepupu Nina.

“kayak gitu lah komentar keluarga besar Nina. Asyiknya lagi, ketika aku diskusi dengan papanya Nina aku tunjukin tempat-tempat penginapan dan harganya. Kayaknya dia senang dengan kinerjaku itu, soalnya dia bilang liburannya jadi lebih efektif dalam penggunaan uang. Penginapan harga terjangkau yang banyak pilihannya, lebih banyak ruang untuk keluarga besarnya dan kepuasan menikmati kearifan lokal seperti saat menyewa villa di daerah dekat kebun teh yang mana mereka ikut memetik daun teh bersama warga lokal. Uang yang dikeluarkan tidak habis hanya untuk penginapan tapi untuk hal lain seperti kuliner dan oleh-oleh.” Terangku ke Riski.

“Pas di Bandung, tiba-tiba mereka mengubah destinasi selanjutnya. Awalnya aku bingung harus melakukan pemesanan penginapan mendadak, aku berusaha tenang dan untungnya kita di jaman teknologi canggih. Ambil smartphone, buka situs travelio.com langsung search penginapan di lokasi selanjutnya. Ada beberapa pilihan aku tawarkan ke papanya Nina yang juga khawatir aku tidak bisa menemukan penginapan, termasuk saat berlibur ke Sydney. Dia lega karena ada yang cocok. Hebatnya travelio.com itu bisa diandalkan kapan saja dan di mana saja.” Aku bercerita dengan bangga.

Riski bertanya dengan antusias karena idenya berhasil, “lalu bagaimana restu papanya Nina setelah kerja bagus kamu?”

“Kalau itu, gimana ya.” Aku menunduk lesu.

“Lho gimana kok?” tanya Riski Penasaran.

“Berhasil lah, berkat Travelio. Bahkan, saking kagumnya dengan kinerjaku dia bercanda suruh aku buka perusahaan travel wisata. Bulan depan aku akad nikah dengan Nina.” Jawabku dengan senang.

“Tu kan, bener ide brilianku lewat Travelio berikan restunya ke hubungan kalian.” Riski senang dengan menepuk-nepuk pundakku.

Jadi, more choice, more space, more value dari Travelio juga memberikan aku more love dari keluarga Nina untuk hubungan kami.

PS: Oh ya bagi teman-teman yang merencanakan liburan dan butuh penginapan dengan kelebihan seperti cerita di atas bisa mengunjungi www.travelio.com dan gunakan kode voucher ini  LIOMORETYXYGHME2 karena akan mendapatkan diskon 40%. Jadi, manfaatkan kode voucher ini untuk menyewa villa, house dan apartement yang ada di situs Travelio, buruan karena berlaku sampai tanggal 15 Desember 2016.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s