LANCARNYA JODOHKU KARENA ASUS VIVOBOOK S150

 

lTqrDJf5Lm7gXhBF_setting_fff_1_90_end_500

Minggu pagi cerah, secerah senyum saudara sepupu saya. Wajahnya berseri-seri sambil menyerahkan ASUS Vivobook S150 milik saya. Saya yang masih ngantuk berbaring di kasur cuma penasaran bagaimana ceritanya.

“Gimana? Cerita lah,” tanya saya.

“Oke-oke sabar, cuci muka dulu dan buatin kopi sana!” Perintah dia.

“Jadi gini, terima kasih ya saranmu mantap dan keren, berhasil. Ini, ASUS Vivobook S150 berguna banget,” ucap dia sambil mengelus-elus laptopku.

Beberapa hari sebelumnya wajahnya suram. Dia bingung cara mendekatkan diri ke keluarga pacarnya, terutama mengambil hati ayah pacarnya. Jadi, akhirnya saya berikan dia saran. Dia kemudian berunding dengan pacarnya tentang apa masalah atau sesuatu yang mengganggu pikiran ayahnya. Pacarnya memberi tahu kalau ayahnya mengeluhkan tentang lambatnya dia dalam bekerja karena komputer lemot untuk menjalankan beberapa program desain grafis.Masalah itu diceritakan kepada saya, langsung saja saya sodorkan ASUS Vivobook S150 milik saya.

Sorenya dia ke rumah Ana, pacarnya sambil bawa laptopku. Mereka di ruang tamu, menyalakan laptop dan mengerjakan tugas kuliah Ana yang bertumpuk.Pak Budi, ayah Ana heran dengan putrinya yang bisa santai-santai buat cemilan di dapur padahal tadi dia panikkarena tugas desainnya. Ana cerita kalau Hiro dengan laptop canggihnya permudah menyelesaikan tugas. Ayahnya penasaran dan segera ke ruang tamu menemui Hiro untuk menanyakan laptopnya.

“Nak, kata Ana laptop kamu bisa buat tugas desainnya selesai cepat?”Tanya pak Budi.

“Iya pak, ini saya pakai ASUS Vivobook S150 makanya cepat selesai.” Hiro menggeser laptop itu ke arah pak Budi.

“Bagus juga desainnya, elegan.” Ayah Ana tampak kagum melihat-lihat laptopku itu.

“lho ini kok lebar ya layarnya? Kayaknya kecil kalau dari belakang,” Ayah Ana kaget.

“Iya om, ini keunggulan teknologi dari ASUS, namanya “NanoEdge” display. Jadi, ASUS Vivobook S150 ini memiliki panel layar 15” yang bisa masuk ke bingkai laptop berukuran 14 inci, bezelnya ini tipis om. Bingkai tipis NanoEdge 7,8mm memberikan rasio 80% layar dengan body. Jadi om, ini solusi laptop bagi kita-kita yang pingin laptop ringkas dibawa ke mana-mana namun memiliki layar yang lebar. Cocok nih buat om yang harus pindah-pindah meeting menemui klien, oh ya ASUS Vivobook S150 ini juga didukung layar 178° wide-view agar warna dan kontras tetap hidup dan tajam saat dilihat dari sudut pandang manapun. Nah, saat om meeting dengan lebih banyak orang, tidak perlu takut kanan dan kiri laptop tidak bisa melihat jelas ke layar karena dengan layar ini semua bisa dengan jelas melihat apa yang ditampilkan di laptop dan semua itu full HD,” Hiro menjelaskan sambil pindah ke kanan dan kiri laptop.

0NfYWvvRyqzIjuUV_setting_fff_1_90_end_500

“Wah menarik, performanya gimana?” Ini yang penting, soalnya komputer om lemot banget kalau buat buka program desain. Jadi e lama selesainya,” keluh om Budi.

“Om lihat tadi perubahan raut muka anak om yang manis itu? Dari panik gara-gara setumpuk tugas ke muka lega dan penuh senyum sekarang,” tanya Hiro disambut senyum manis Ana yang sedang membawakan minuman ke ruang tamu.

“Iya lihat tadi,” jawab ayah Ana sambil mengelus-elus rambut putrinya.

“Penyelesaian tugas desain Ana yang setumpuk tadi dalam sekejap tidak bisa terjadi kalau bukan dari kecerdasan manusianya dan kinerja laptop yang bagus. Putri om kan emang pintar ditambah performa bagus ASUS Vivobook S150, klop dah,” Hiro menunjuk-nunjuk dengan jari telunjuknya ke Ana dan laptop.

“Seberapa bagus laptop ini?” Tanya pak Budi penasaran.

“ASUS dari dulu kan menjadi laptop nomor 1 om, salah satunya ya karena performa bagus yang jadi andalan. ASUS Vivobook S150 ini pakai prosesor Intel® Core™ i5 7200U generasi ke-7 yang bertenaga terbaru dengan cache 3MB ini mempunyai kecepatan 2,5 GHz yang bisa ditingkatkan hingga 3,1 GHz, RAM 4GB dengan DDR4 berkecepatan 2133 MHz. Makanya semua program-program desain yang berat-berat di komputer om bisa dijalankan cepat dan ringan di laptop ini,” terang Hiro.

“Wah bagus, keren ini laptop,” puji om Budi dengan ekspresi wajah ibarat Alexander Graham Bell saat telepon penemuannya berfungsi, seolah menemukan yang dicari-cari selama ini.

“Ini juga om, desain kan berhubungan dengan visual. Menampilkan hasil desain om ke klien wajib di visual yang bagus. ASUS Vivobook S150 dilengkapi dengan NVIDIA® GeForce® 940MX video RAM 2GB yang menghadirkan visual ultra halus yang mana akan memudahkan dalam mencermati hasil desain om,” tambah Hiro.

“Iya benar juga, kalau di komputer lama om suka berat kalau menampilkan hasil desain,” keluh pak Budi sambil menyeruput kopi buatan Ana.

“Membuat desain kan butuh ide-ide yang bisa dicari di internet ya om, atau sekedar melepas lelah sejenak bisa streaming nonton video-video lucu itu tidak perlu takut lambat gara-gara perangkat Wi-fi yang tidak memadai karena ASUS ini memiliki ultra-fast dual-band 802.11ac mempunyai kecepatan 867Mbps bisa sampai 6x lebih cepat dari 802.11n. Yuk om coba kita videocall kakaknya Ana, mas Rudi yang lagi kuliah di Malang sana. Tu kan lancar om videocall karena Wifi-nya bagus. Hei mas, tahes a?” Hiro menyapa anak pertama pak Budi yang sedang kuliah di tempat yang jauh dari tempat tinggal mereka, ibu Ana yang lewat ikut nimbrung berbincang, mereka bercakap-cakap bertiga dengan Mas Rudi.

Beberapa saat kemudian saat selesai videocall, Hiro menunjukkan ke ayah Ana beberapa file musik lagu-lagu lama baik dari dalam negeri maupun lagu-lagu barat. Dia memainkan lagu-lagu itu.

“Tahu aja lagu-lagu favorit om,” pak Budi tersenyum ke Hiro.

“bagus kan om audio dari laptop ini. Semua berkat ahli lewat ASUS SonicMaster yang merupakan kombinasi hardware, software dan penyetelan audio. Encoding dan decoding audio yang tepat karena grading codec profesional. Penyesuaian amplifier, speaker besar dan ruang resonansi untuk perangkat yang kita miliki dirancang agar pengiriman audio kuat dan suara bass yang lebih dalam. Ditambah om ini pengolahan sinyal tambahan dan penyetelan menjadikan detail suara, kejernihan audio dan penyaringan suara meningkat, itu dia makanya lagu-lagunya jadi makin enak di kuping ya om,” Hiro mengangkat jempol ke arah Ana sembunyi-sembunyi dari pak Budi, pertanda taktik mereka yang ini berhasil yang bisa dilihat dari kepala pak Budi yang manggut-manggut menikmati lagu-lagu lama itu.

“Iya setuju aku, enak audionya, lainnya gimana?” Ayah Ana agak penasaran.

“Lagu –lagu yang enak kan banyak ya om, ditambah nanti kalau simpan film-film yang ukurannya gede-gede itu jelas butuh harddisk size besar. ASUS Vivobook S150 ini memiliki harddisk 1TB, jelas ini HDD ukuran yang besar untuk menyimpan lagu, film, foto atau file-file desain om. Plus 128GB di storage SSD yang impresif kecepatan datanya. Size SSD sebesar ini meningkatkan kecepatan baca / tulis, PCMark, waktu boot-up dan perlindungan data fisik. File-file kita akan aman lah om. Apalagi kalau kita merasa perlu pengamanan ekstra untuk file di dalamnya, kita bisa memanfaatkan fitur Windows Hello yang terletak di touchpad yang mana cukup menggunakan sidik jari untuk bisa mengakses laptop ini om,” terang Hiro.

“Ini sambungan konektivitasnya lengkap gak? Soalnya om kadang naruh file di smartphone om biar ringkas saja,” tanya pak Budi sambil mengangkat handphone-nya.

Nw4zOT57AQMTwJ1O_setting_fff_1_90_end_500

“Tenang om, kalau mau transfer file bisa pakai bluetooth V4.1, port USB 3.1 pakai konektor USB Type-C™ reversibel yang mana kalu om lagi buru-buru pindahin data fungsi ini akan sangat berguna karena kecepatan transfer datanya 5x lebih cepat dari koneksi Usb 2.0 lama. Ada slot kartu HDMI dan slot SD Card, jaga-jaga kalau klien om minta presentasi pakai proyektor,” Hiro menunjukkan slot-slot yang tertanam di ASUS Vivobook S150.

“Ini kok beda ya sama laptop teman om, keyboard bisa nyala dan agak turun?” Tanya pak Budi.

“Iya om ini berguna ketika pengaturan cahaya rendah, namanya keyboard full-size backlit. Fungsinya tombol keyboard agak turun untuk meningkatkan kenyamanan dalam mengetik om, coba deh!” Hiro menggeser laptop itu ke arah pak Budi. Pak Budi mencoba mengetik.

“Eh iya enak dipakai mengetik. Tombolnya empuk, nyaman, jarak antar tombol juga tidak berdekatan, jadinya lega.” Pak Budi berbicara sambil mengetik tidak menatap Hiro.

plycQ9PFPm2roQXN_setting_fff_1_90_end_500

“Itu karena desain chiclet om, makanya enak dan nyaman. Tombol power juga sejajar dengan keyboard, kesannya jadi rapi dan enak dilihat om,” tunjuk Hiro pada tombol-tombol di ASUS Vivobook S150 itu.

“Om kan sudah pakai kacamata, biar tidak makin parah minusnya karena terlalu lama depan laptop, kita bisa ganti mode visual,” Hiro menarik kembali laptop itu.

“Iya nih, bagaimana caranya biar aman lah mata om. Secara kerjanya kebanyakan depan komputer,” ujar pak Budi.

“ASUS Vivobook S150 ini punya teknologi pengoptimalan visual om, namanya ASUS Splendid.  Ada empat mode yang bisa dipakai karena teknologi ini om, yaitu: mode normal untuk tugas atau kerjaan sehari-hari, Mode Vivid untuk pengoptimalan kontras yang menghasilkan foto dan video yang keren, Mode Eye Care mengurangi paparan cahaya biru untuk mengurangi ketegangan mata dan Mode Manual yang mana penyesuaian warna yang dipersonalisasi,” terang Hiro sambil menerima flashdisk dari Ana. Kemudian dia membuka foto-foto ulang tahun Raka keponakan pak Budi yang baru berusia 2 tahun di mode Vivid. Pak Budi senang lihat keponakannya yang lucu dan menggemaskan di visual yang keren.

“iya kan om foto-fotonya jadi keren?” tanya Hiro.

“Iya ya, bagus-bagus fotonya,” jawab pak Budi.

“om, Ini ada teknologi Video ASUS Tru2Life,” Hiro mengalihkan fokus pak Budi dari foto-foto makhluk kecil menggemaskan itu.

“Apa lagi itu?” tanya pak Budi penasaran.

“Teknologi ini buat tayangan video makin jadi menakjubkan, ditambah spesifikasi tadi makin keren lah tayangan HD yang kita tonton. Video ASUS Tru2Life mengoptimalkan ketajaman dan kontras setiap piksel di setiap frame hingga 150%. Jadinya gambar yang kita lihat itu sangat hidup dan realistis,” Hiro memutar film action HD yang sangat keren visualnya.

“Hebat ya, dari tadi kamu jalankan program berat-berat sambil buka internet dan video kok tidak terasa panas ya? Baterainya juga awet nih,” pak Budi matanya menyorot ke ikon baterai.

“Iya om, ini berkat teknologi ASUS IceCool. Bukan dikasih es lho dalamnya om, tapi pemakaian kontrol kipas terbaru yang canggih, pipa panas tipis dan tata letak internal yang cerdas sehingga sistem pendinginan dapat menjaga suhu di bawah 35°C,” tangan Hiro dan pak Budi mengelus-elus body laptop untuk mengecek suhu.

“Ya ini juga hebatnya ASUS Vivobook S150 om, baterainya awet dan tahan lama. Jadi enak misal om berangkat dari rumah laptopnya kondisi full baterainya, di bawa meeting ke mana-mana tidak khawatir baterai cepat habis karena pakai polimer Lithium dengan umur 3x lebih lama dari baterai silinder Lithium-ion standar. Apalagi ada teknologi ASUS Battery Health terbaru yang bisa memperpanjang masa pakai baterai, mengurangi tingkat ekspansi baterai dan membantu baterai dalam kondisi baik. Fokus om tinggal presentasi desain yang baik ke klien. Kalaupun om kehabisan baterai padahal sedang ditunggu klien, tenang masih ada teknologi quick-charge yang bisa mengisi baterai hingga 60% dalam waktu 49 menit,” jelas Hiro sambil makan keripik yang baru saja diberikan Ana.

“Wah dari tadi teknologi-teknologi terus ya. Emang nih laptop canggih, cocok,” pak Budi mengangkat laptop itu. “Wah enteng ya,” pak Budi menimbang-nimbang laptop itu.

“Iya om, ASUS dari dulu nomor 1 ya karena teknologinya yang tidak dipunyai kompetitornya,” Hiro kemudian menutup laptop itu dan memperlihatkan samping laptop ke pak Budi, “nih om tipis kan laptopnya, makanya ringan. Enak di bawa ke mana-mana. Beratnya 1,7 kg dengan ketebalan 1,79 cm. Bikin tidak capek om kalau dibawa meeting ke mana-mana.” Hiro meletakkan laptop itu kembali ke meja.

JHukm904EZv3zpT7_setting_fff_1_90_end_500

“hmm om jadi pingin beli, sumpek sama komputer lama om. Mahal pastinya ini dengan keunggulan dan teknologi-teknologi tadi ya?” Istri pak Budi langsung menghentikan langkahnya ketika mendengar pertanyaan pak Budi tadi.

“Eh mama, maklum nak ada pengawasan keuangan dari menteri keuangan ini,” gurau pak Budi dan kami semua tertawa.

“Oh tenang om dan ibu menteri keuangan. ASUS Vivobook S150 yang memiliki fitur menarik tadi dengan keunggulan yang keren-keren tadi dipasarkan di harga terjangkau dibanding kompetitornya. Kalau om tidak percaya sekarang kita bisa ke mall dekat kampus Ana, kebetulan lagi ada  pameran laptop, kita cek,” ajak Hiro yang disetuji mereka semua.

Di mall akhirnya pak Budi membeli ASUS Vivobook S150 dengan lulus “administrasi” dengan mudah dari istrinya. Sedangkan Hiro lulus restu dengan mudah dan semakin mendekatkan Hiro dengan keluarga Ana.

“Terima kasih ya, idemu brilian memanfaatkan kecanggihan ASUS Vivobook S150 untuk melancarkarkan jodohku dengan Ana. Aku heran, bisa dapat ide itu dari mana?” tanya Hiro ke saya.

“Eits tidak Cuma ASUS Vivobook S150 yang canggih, otak kita juga perlu canggih. Ide ini aku saranin ke kamu soalnya berhasil aku pakai untuk melancarkan hubunganku dengan keluarga Intan satu bulan yang lalu,” saya tertawa setelah menceritakan itu.

“Oh ternyata kita sama senasib,” ujar Hiro sambil melempar bantal ke arah saya yang senasib susah mendekati calon mertua. Namun kini sudah berubah berkat ASUS Vivobook S150.

pU5S6zvfB45yCi5G_setting_fff_1_90_end_500

Berikut ini rangkuman lengkap spesifikasi ASUS Vivobook S150:

  • Prosesor
    Intel® Core™ i5 7200U Processor
  • Sistem Operasi
    Endless OS
  • Memori
    4 GB DDR4 2133MHz SDRAM
  • Display
    15.6″ (16:9) LED backlit FHD (1920×1080) Anti-Glare 60Hz Panel with 45% NTSC with 178˚ wide-viewing angle display
  • Grafis
    NVIDIA GeForce 940MX , with 2GB GDDR5 VRAM
  • Storage
    Hard Drives:
    1TB 5400RPM SATA HDD
    Solid State Drives:
    128GB SATA3 M.2 SSD
  • Keyboard
    Chiclet keyboard
  • Card Reader
    Multi-format card reader (SD/SDHC)
  • WebCam
    VGA Web Camera
  • Networking
    Wi-Fi
    Integrated 802.11 AC (2×2)
    Bluetooth
    Built-in Bluetooth V4.1
  • Interface
    1 x Microphone-in/Headphone-out jack
    1 x USB 3.1 Type C port(s)
    1 x USB 3.0 port(s)
    2 x USB 2.0 port(s)
    1 x HDMI
    1 x Fingerprint
  • Audio
    Built-in Stereo 2 W Speakers And Microphone
    ASUS SonicMaster Technology
  • Baterai
    3 Cells 42 Whrs Battery
  • Adaptor Daya
    Plug Type :ø4 (mm)
    Output :
    19 V DC, 3.42 A, 65 W
    Input :
    100 -240 V AC, 50/60 Hz universal
  • Dimensi
    NB:
    361.4 x 243.5 x 17.9 mm (WxDxH)
  • Berat
    NB:
    1.7 kg with Battery
  • Sekuritas
    BIOS Booting User Password Protection
    HDD User Password Protection and Security
  • Jaminan
    2 tahun garansi hardware global. *berbeda di setiap negara

Atau kalian bisa cek langsung di website ASUS ID:

https://www.asus.com/id/Laptops/ASUS-VivoBook-S15-S510UQ/Features/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s